Mataram (global FM Lombok)

Presiden Direktur (Presdir) PT. Bio Greenland, S. Yamane, menuturkan, provinsi NTB sangat berpeluang menjadi produsen castor oil dan biomassa nasional hingga internasional. Sebagai langkah awal, perusahaannya akan mengembangkan terlebih dulu produksi Castor Oil dan Castor Cake. Produksinya mencapai 12 ribu ton biji jarak kepyar menjadi minyak dalam setahun, tetapi baru bisa diproduksi 300 ton.
“ Hal itu disebabkan, terbatasnya bahan baku biji jarak yang bisa dibeli dari petani NTB. Minyak tersebut akan digunakan sebagai bahan kosmetik dan obat serta manufaktur atau pelumas mobil Toyota (Toray),” kata S. Yamane, ditemani Manager Operasional dan Personalia, Tita Wahyuningtyas, kepada wartawan, di kantor Badan Penanaman Modal (BPM) NTB, Kamis (8/9).

Yamane menerangkan, minyak yang diproduksi akan dibeli Kimia Farma, Kokura Gousei dan Toray asal Jepang. Pabrik telah dibangun di Sumbawa dengan nilai Rp 50 miliar dan sewa bangunan Rp 20 miliar pada tahun 2009. Produksi pertama mulai Agustus 2010 dengan 40 ton dan 2011 meningkat menjadi 300 ton. Dalam meningkatkan produksi, diperlukan penanaman jarak kepyar, yakni inti pohon 1.000 hektar dan plasma 3 ribu hektar.

Dalam mengatasi kekurangan lahan penanaman jarak kepyar itulah lanjut Yamane, pihaknya meminta Pemprov NTB memenuhinya. Di mana, perusahaan akan menjamin bibit dan teknologi kepada para petani NTB. Setelah panen, maka akan dibeli langsung seharga Rp 2.500 per kilogram. Harga tersebut akan tergantung dari harga minyak dunia.

“ Sebagai contoh, tahun 2010 dihargakan 1.500 per kilogram dan 2012 diperkiran Rp 3 ribu. Tidak saja petani yang menjadi mitra pemerintah, pihak swasta lain yang secara khusus menanam atau pengumpulkan biji jarak kepyar dapat dijual ke perusahaan kami,” imbuhnya.

Terkait biomassa, Yamane, menjelaskan, pihaknya sedang melakukan study kelayakan sekitar 1 tahun mendatang. Paling tidak ada 2 calon investor yang akan muncul lagi setelah study kelayakan kelar, yakni investor perkebunan castor dan investor biomassa. Biomassa berupa tongkol jagung, sekam padi, tempurung kelapa, batang dan ampas jarak, jatropha dan lainnya.

“ Barang yang tidak digunakan itu sangat berguna dan bernilai jual tinggi. Sebab, biomassa digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik, bahkan pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang dan negara lain,” jelasnya.

About these ads

About Pontianak Biomass

we make a renewable energy in West Borneo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s